Memulai kehidupan berkeluarga

Sudah kurang lebih delapan bulan ini saya mengarungi kehidupan berumah tangga...senang rasanya bisa hidup normal seperti yang saya cita2 kan. Semua keadaan ini sudah selayaknya saya syukuri dengan sebaik-baiknya. Bagaimana tidak! di luar sana masih banyak banyak orang2 yang belum bisa membina kehidupan berkeluarga padahal keinginan untuk itu sangatlah serius. Banyak juga orang2 yang sudah sekian lama hidup membujang sampai menjadi "bujang lapuk", demikian orang menyebutnya. Banyak pula para wanita yang belum bersuami lantaran asyik berkarier di dunia kerjanya...sehingga muncul istilah "wanita karier". Ungkapan syukur juga selayaknya saya persembahkan sebaik-baiknya kepada Sang Pencipta Yang Maha Penyayang, lantaran sekarang kami saat ini dipercaya untuk merawat calon khalifah-Nya yang masih berusia kurang lebih 3 bulan di rahim istri tercintaku. Ini merupakan anugerah terindah yang harus kami syukuri di tengah keterbatasan ekonomi keluarga baruku. Semua memang ada plus-minusnya. Sebagai seorang yang ingin belajar menjadi makhluk yang bersyukur saya memang hatus selayaknya lebih meningkatkan ibadah kepada-Nya. Doakan saja semoga saya dan istri bisa membina keluarga yang sakinah mawwadah wa rahmah, semoga keluarga ini menjadi gerbang menuju surga-Nya yang begitu indah. Semoga. Amieenn...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisa Standar Isi Mata Pelajaran PAI Tingkat SMP dan MTs

KONSEP PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP, DASAR PEMIKIRAN DAN IMPLIKASINYA

THAHARAH, WUDHU DAN TAYAMUM