Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Pelajaran Berharga dari Penjaga Parkir

Sudah hampir satu tahun semenjak kantor saya pindah dekat dengan stasiun kereta api, saat itu saya mulai berpindah moda transportasi. Sebelumnya saya pulang-pergi ke tempat kerja menggunakan sepeda motor, tetapi kini saya menggunakan sepeda motor hanya sampai ke stasiun terdekat dari rumah lalu meneruskan perjalanan diteruskan dengan commuter line. Sepeda motor tersebut saya titipkan di tempat penitipan motor yang bertebaran di area stasiun tersebut. Kereta api jabodetabek, yang biasa disebut dengan commuter line kini menjadi transportasi andalan bagi para pekerja khususnya pekerja yang tinggal di area penyangga Ibu kota yaitu Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor. Selain lebih cepat, lebih nyaman, pemanfaatan commuter line juga lebih membuat badan tidak mudah lelah bila dibandingkan dengan menggunakan sepeda motor yang biasa saya tempuh dalam waktu 1,5 jam. Seperti biasanya pagi itu saya menitipkan motor saya ke tempat penitipan yang sudah menjadi langganan. Namun ada yang beda dari bia...

Persimpangan Jalan Karirku di Penghujung Tahun 2014

Sudah lebih dari tujuh tahun aku bekerja di perusahaan ini, mulai dari awal perusahaan ini berdiri hingga kini besar dan punya kantor serta karyawan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Sejak aku masih bujangan hingga kini aku beranak dua. Banyak sekali penggalan-penggalan cerita baik suka maupun duka yang telah aku lewati dan aku rasakan dengan penuh kesadaran. Banyak pengorbanan, perjuangan dan kelezatan hidup yang sudah aku rasakan, yang bisa aku jadikan pengalaman hidup yang berharga dan mungkin cerita buat anak cucuku kelak. Semua telah aku lewati dan aku rasakan hingga kini. Waktu terus berganti dan perubahan adalah keniscayaan. Dengan bergantinya waktu, perubahan pasti berlaku, kata orang yang tidak berubah itu adalah perubahan itu sendiri. Keinginan untuk meninggalkan perusahaan ini kok makin hari makin besar aku rasakan. Sebenarnya hampir setiap tahun ada saja fase dimana perasaan untuk meninggalkan perusahaan ini selalu hinggap, bahkan hingga saat ini. Persoalan-perso...

Mengenal Kitab-Kitab Literatur Islam (2)

Al - Adzkar "Al-Adzkar" dapat diterjemahkan "Kumpulan Dzikir", salah satu dari sekian banyak kitab yang ditulis oleh Syaikhul Islam Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, yang lebih dikenal dengan panggilan Imam An-Nawawi. Menurut penerjemah kitab ini, Drs M Tarsi Hawi, Imam An-Nawawi dilahirkan di deas Nawa, wilayah Damaskus pada tahun 618 Hijriyah. Selama hayatnya dia menyumbangkan seluruh hidupnya untuk ilmu pengetahuan (Agama) sampai wafatnya pada tahun 667 H di Nawa. Imam An-Nawawi memang dikenal sebagai ulama yang banyak mewarnai faham mazhabnya, mazhab Syafi'i. Pendapat-pendapatnya banyak dinukil oleh ulama-ulama sesudahnya, sampai sekarang ini. Menurut Imam An-Nawawi terdapat banyak kitab tentang Dzikir, Do'a dan bacaan harian yang ditulis para ulama, tetapi kitab-kitab tersebut dinilainya terlalu panjang-lebar membicarakan sanad-sanad haditsnya sehingga mengurangi himmah (gairah) para penuntut ilmu untuk mempelajarinya. Karena itu di...

Mengenal Kitab-Kitab Literatur Islam (1)

Kitab "Durratun Nashihin" Kitab "Durratun Nashihin" menghimpun mutiara nasihat, peringatan, ceritera-ceritera menarik dan penjelasan hukum, serta permasalahan yang meliputi duniawi dan ukhrawi, yang bertolak dari sumber aslinya (yakni Al Qur'an, Al Hadits dan Qiyas). "Durratun Nashihin" bermakna "mutiara para juru nasihat", dimana dalam Pendahuluan, penulis kitab ini yang bernama Usman bin Hasan bin Ahmad Syakir al-Khaubawi antara lain berkata: "Aku adalah seorang hamba yang haus rahmat Allah swt, menetap di sebuah kota bernama Konstantinopel, berharap semoga Allah swt selalu melindungi negeri kami dan negeri-negeri lainnya dari segala bencana dan bahaya. Amien. Kitab ini sudah sejak lama dikaji dipelajari dan dijadikan literatur di Pondok Pesantren, Perguruan Islam bahkan dewasa ini masyarakat luaspun mulai tertarik untuk membaca dan mempelajarinya. "Durratun Nashihin" terbagi dalam beberapa Pengajian yang terdiri atas Fadl...

Wajah Baru My Blog

Sudah hampir 2 tahun blog ini saya acuhkan, karena kesibukan kerja dan hilangnya interest untuk terus meng-update blog ini. Tidak tahu kenapa setelah saya membaca blog-nya Kaesang -putra bungsu Jokowi- yang lagi rame dibincangkan oleh kalangan nitizen, minat saya untuk kembali mengaktifkan blog ini kembali terusik. Sebenarnya selain blog ini saya juga punya media lain untuk sekedar curhat atau menuangkan ide-ide yang terlintas di dalam pikiran, yaitu di facebook.com/muhammad.arifin2 dan kompasiana.com/ayahanif. Tetapi bagi saya blog ini tetap perlu dihidupkan karena lebih sepi dari jangkau publik dibandingkan 2 media lainnya yang saya sebutkan di depan. Blog ini juga penting buat saya untuk dijadikan media atau wadah dalam menuangkan ide-ide atau gagasan-gagasan serta pengalaman hidup yang penuh misteri ini. Karena sangat disayangkan jika semua itu tidak dicatat atau dituliskan akan terlewatkan begitu saja dan kita tidak bisa mengambil pelajaran darinya. Tepat pada hari ini yaitu 3 M...