Quo Vadis Komite Sekolah?
Tidak sedikit dari kita menganggap bahwa tanggungjawab dalam mendidik seorang siswa adalah tanggung jawab penuh dari sekolah yang menjadi tempat belajar anak. Akibatnya orang tua yang punya anggapan seperti itu menyerahkan sepenuhnya proses pendidikan anak ke pihak sekolah dan acuh pada perkembangannya. Kemudian, jika anak tersebut tidak ada kemajuan dalam belajar, atau ada keterlambatan dan kegagalan dalam belajar maka pihak sekolah lah yang bertanggungjawab. Namun ironisnya jika ada keberhasilan dari anak tersebut, yang paling meng”aku” bangga adalah orang tuanya. Ini sebenarnya paradigma lama dari masyarakat kita tapi masih terus terkembang hingga kini, meskipun pemerintah telah mereformasi sistem pendidikan kita. Reformasi ini setidaknya dimulai dari tahun 2002 tentang adanya konsep komite sekolah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kemendiknas) No. 014/ U/ 2002 Tanggal 2 April 2002, keputusan ini sekaligus menghapus Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan...