Krisis Global; Hasil Sistem Kapitalisme dan Neoliberalisme
Krisis global yang melanda dunia dalam setahun terakhir ini memang memberikan imbas yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Jangankan negara-negara miskin atau berkembang seperti Indonesia, negara2 maju saja kembang-kempis akibat dilanda krisis ini. Perusahaan2 besar yang dalam kasat mata sulit untuk kena imbasnya ternyata mulai panik. Pemutusan hubungan kerja menjamur dimana-mana, tidak bisa dielakkan lagi karena untuk mengurangi beban perusahaan. Selain penjualan yang semakin merosot, pembelian bahan baku yang semakin mahal membuat sebagian perusahaan kelas dunia ini mulai menderita krisis keuangan. Kita pun sebagai bagian dari negara miskin seperti Indonesia tentu mengalami imbas yang diakibatkan oleh runtuhnya sistem kapitalisme dan neoliberalisme yang dianut oleh negara kita. Alih2 mendapatkan keberuntungan dari krisis ini, yang ada malah semakin tertindas dan terpinggirkan dari roda kehidupan manusia. Padahal belum pulih betul kita dilanda oleh dampak kenaikan BBM yang membumbung tinggi, kini hasil dari benih sistem ekonomi kapitalisme dan neoliberalisme telah benar2 membuat kita makin payah. Lalu kenapa para petinggi bangsa kita masih saja tidak percaya dengan kenyataan ini? Kenapa sistem yang diagung2kan oleh bangsa2 Barat khususnya Amerika dan Eropa masih kita teladani? Bukankah bangsa kita mempunyai falsafah hidup sendiri? Bukankah bangsa kita mayoritas muslim? knapa tidak memakai sistem ekonomi Islam yang lebih membela kaum pinggiran seperti saya? ...yah kita memang hanya bisa menyesal karena semua ini salah kita dalam memilih orang2 yang pro dengan sistem kapitalisme. Marilah saudaraku yang punya hak suara gunakanlah hak pilihmu untuk memilih para pemimpin yang lebih mandiri dan menganut bukan sistem kapitalisme dan neoliberalisme yang jelas2 menindas kita.
Komentar
Posting Komentar