Apa bakatku?
Saat waktu kecil saya senang sekali melihat seseorang yang memakai seragam angkatan bersenjata, sampai-sampai dalam hati kecilku ingin rasanya menjadi seorang tentara. Walaupun keinginan itu tidak pernah saya ungkapkan secara verbal di setiap kesempatan apapun jika kita berbicara soal cita-cita, ya meskipun sekarang tidak tertarik lagi untuk menjadi abdi negara tersebut. Seringkali saya bermimpi untuk bercita-cita ingin menjadi seorang alim ulama yang berakhlaq dan berilmu. Tapi kenyataannya sekarang semua itu jauh dari kenyataan. Alih2 berakhlak dan berilmu untuk mengerti Bahasa Arab (sebagai bahasa Al-Qur'an) saja tidak pernah bisa memahami dengan baik. Sebenarnya saya pun tidak pernah tahu apa sebanarnya bakat dan keunikan yang terpendam dalam jati diriku...semua serba pas-pasan...ya...mungkin karena serba pas-pasan dari segi apapun itulah sekarang saya menjadi orang biasa2 saja...seperti ikan bandeng di dalam tambak..tak berarti dan tidak bisa memberi arti buat kehidupan alam sekitar, kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara..
Ingin rasanya bisa memahami bakat dalam diri ini supaya bisa mengejawantahkan ke alam yang penuh rahmat dan ampunan Ilahi...tapi apa??? jadi bingung sendiri....
Ingin rasanya bisa memahami bakat dalam diri ini supaya bisa mengejawantahkan ke alam yang penuh rahmat dan ampunan Ilahi...tapi apa??? jadi bingung sendiri....
Komentar
Posting Komentar