Revolusi Mental: Antara Jargon Politik dan Cita-cita
Istilah revolusi mental kembali mendengung setelah Jokowi sebagai calon presiden pada pemilihan umum lalu menjadikannya sebagai jargon politik. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sebenarnya istilah revolusi mental bukanlah barang baru, istilah ini pernah disuarakan oleh presiden pertama kita yaitu Ir. Soekarno pada saat pidato Hari Kemerdekaan pada tahun 1962. Meskipun pada kenyataanannya hingga masa reformasi revolusi mental masih sebatas wacana (discursive knowledge) belaka, belum menjadi aktivitas keseharian kita (practical knowledge) yang bisa memberikan perubahan pada watak atau mental bangsa sebagian besar dari rakyat dan bangsa Indonesia secara umum ke arah yang lebih baik. Kini, setelah gagasan itu muncul kembali, kemudian menjadi perhatian bagi budayawan, akademisi, cendekiawan serta elemen bangsa lainnya untuk mendiskusikan dan mengkaji ulang gagasan tersebut. Lalu apa sebenarnya yang melatarbelakangi Jokowi menjadikan revolusi mental sebagai jargon politiknya, yang kem...